Animal Defender Indonesia, Komunitas Pecinta Hewan Paling Populer!

Awal aksi dari Animal Defender Indonesia ketika seekor anjing diuber warga di Panongan, Kabupaten Tangerang, 27 Februari 2017. Anjing itu diyakini pencuri. Bukan pencuri biasa, melainkan jelmaan babi ngepet wujud metafisika dari profesi maling yang masih dipercaya oleh beberapa penduduk Indonesia serta dikaitkan sebagai usaha modal para penjudi agen sbobet88. Anjing malang jelmaan babi ngepet. Dengan standing semacam itu, sanggup menjadi si anjing di dalam bahaya.

Nyawanya terancam sekelompok manusia yang membenci entah anjing entah babi. Untunglah, seorang pria datang untuk menyelamatkan anjing tersebut. Dia adalah Doni Herdaru Tona, pendiri Animal Defenders Indonesia organisasi penyelamat hewan yang terbentuk tahun 2011. Doni merampungkan persoalan “babi ngepet” selanjutnya bersama mempertemukan si anjing bersama pemiliknya.

Anjing itu segera berubah standing dari babi ngepet menjadi hewan piaraan biasa yang tak berbahaya. Ia selamat. Ketika itu Doni mengatakan, menyelamatkan hewan adalah kewajiban. Itu pula sebabnya ia dan rekan-rekannya membentuk Animal Defenders: untuk isi area kosong di hati para hewan yang terbuang.

Visi Misi Animal Defender Indonesia

Yang ditawarkan Doni cs tak lain ialah kasih sayang untuk para hewan. Animal Defenders (AD), menurut Doni, ialah instansi non-profit yang mencita-citakan kesejahteraan hewan sesiao dengan undang-undang perlindungan hewan Indonesia. Mengutip laman resmi organisasi tersebut, AD menggalakkan pemberian hewan melalui program penyelamatan, pendidikan, dan adopsi.

Cita-cita Doni dan Animal Defenders bukan suatu hal yang muluk. Kejadian di Tangerang 27 Februari itu menyatakan betapa anjing liar, bahkan yang tak liar, sering tak mendapat kepedulian manusia sebagai makhluk berakal. Dari berbagai unggahan foto dan video di Instagram Animal Defenders, muncul tak sedikit ditemui kasus-kasus hewan ditelantarkan. Ada anjing bersama luka nanah, tumor mata, borok, tubuh penuh belatung. Kasihan betul.

Bagi mereka itu, Animal Defenders dan Doni sebagai tokoh sentralnya menjelma pahlawan. Mereka menyelamatkan para anjing dan kucing dari luka gawat dan maut yang tinggal sejengkal. Ketika orang-orang melihat hewan-hewan malang itu bersama rasa jijik yang tak sanggup ditutupi, Doni justru mengambil mereka dan menggenapkan lagi nyawa mereka bersama merawatnya sampai sehat.

Pria gondrong bertato itu tak hanya merelakan waktu, tetapi terhitung tenaga dan biaya untuk menyelamatkan hewan-hewan. Animal Defenders menyediakan lokasi penampungan di sejumlah tempat. Salah satunya shelter anjing di lokasi Cisalak, Depok, Jawa Barat. Rumah penampungan Animal Defenders menjadi daerah bernaung seratusanan hewan terlantar. Selain itu, Doni mengakses daerah penitipan hewan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *