Penangkaran Burung Maleo : Taman Nasional Lore Lindu, Sulawesi Tengah

Jika kemarin kita sudah membahas bagaimana taman nasional way kambas sebagai habitat buatan bagi para mamalia, kali ini kita bakal review penangkaran khusus unggas di Sulawesi Selatan. Seperti yang kita ketahui untuk Indonesia bagian barat dan tengah memiliki sedikit spesies unggas yang unik dan terhitung langka.

Namun jika anda melihat pada Indonesia Timur, kamu bakal menemukan banyak spesies burung tropical yang sangat unik dan cantik. Tidak hanya bentuknya saja namun juga suara burung-burung tersebut terkenal indah dan lantang. Seperti salah satu burung Maleo yang dilestarikan khusus pada Taman Nasional Lore Lindu di Sulawesi Tengah. Hampir setengah atau 50% dari spesies vertebrata Sulawesi tidak ditemukan di tempat lain di dunia yang artinya sangat-sangatlah langka.

Taman Nasional Lore Lindu

Kalian tau tidak kenapa ada banyak sekali spesies unik dari Sulawesi? Tidak hanya karena spesies disana memiliki kombinasi genetik tidak biasa, namun juga terdapat faktor yang ada pada geografis Sulawesi. Jutaan tahun berada dalam kondisi relatif isolasi menghasilkan berbagai fauna endemik untuk berkembang secara unik di Sulawesi. Hal tersebut diperkirakan sebagai alasan kenapa spesies unik disana tidak ditemukan ditempat lain. Karena iklim yang tepat dan jarak tersebut membuat para hewan endemik ini tidak bermigrasi dari satu tempat ke tempat lainnya.

Contoh nya saja burung Maleo yang unik ini terhitung langka dan memiliki penangkaran khusus di Sulawesi bernama Taman Nasional Lore Lindu. Terbentuk sejak 2005, kelompok ini menjadi mitra Balai Besar TNLL di dalam lakukan beraneka kesibukan konservasi. Nama kelompok itu adalah “cagar maleo”. Setiap ada kegiatan, mereka selalu terlibat dengan Balai Besar TNLL di dalam melestarikan flora dan fauna di kawasan Taman Nasional. Data TNLL menyebutkan, populasi burung maleo di alam bebas di dalam di lokasi berikut selagi ini lebih kurang 900-an ekor, tiap-tiap jatan dan betina. Setiap bulan ada 10-15 ekor anak maleo hasil penangkaran di lepaskan ke alam bebas.

Sistem Penangkaran Burung Maleo

Taman Nasional Lore Lindu ini merupakan tempat atau area dimana burung Maleo ditemukan dan berkembang biak. Penangkaran burung maleo ini ternyata memiliki beberapa titik yang tersebar loh di Sulawesi, dengan 1 arahan pusat yaitu Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu. Penangkaran meleo dibangun untuk menyelamatkan dan merawat satwa endemik itu dari ambang kepunahan akibat kerap diburu oleh oknum-oknum yang hanya memikirkan keperluan ekonomi.

Padahal, maleo salah satu dari sekian banyak satwa langka yang kudu dilestarikan sebab selain endemik di Pulau Sulawesi, keberadaannya termasuk menjadi aset bagi pemerintah dan penduduk untuk kepentingan pendidikan dan penelitian. Habitat burung maleo termasuk menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik dan unik. Tidak heran jika banyak wisatawan, termasuk mancanegara seperti turis asal Amerika yang terkenal dengan perjudian inspirasi sbobet daftar yang tertarik melihatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *